Untuk Apakah Vaksinasi Meningitis ?

Mendapatkan vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah Meningitis. Ada beberapa alasan seseorang dapat memilih untuk menerima vaksinasi Meningitis. The Center for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan agar setiap orang dari usia sebelas hingga delapan belas menerima vaksinasi untuk mencegah penyakit ini. Anda tidak perlu bingung mencari tempat suntik meningitis di Indonesia.

Ada juga kasus-kasus khusus tertentu di mana CDC merekomendasikan anak-anak di bawah umur sebelas tahun untuk menerima vaksinasi juga. Beberapa pekerjaan atau masalah medis juga dianggap berisiko dan harus divaksinasi.

Dalam beberapa kasus, CDC juga merekomendasikan pemberian vaksinasi Meningitis. Satu kasus adalah jika seorang anak berisiko dan menerima vaksinasi untuk pertama kalinya antara usia dua dan enam tahun. Jika ini berlaku untuk anak, dan anak tetap berisiko tertular Meningitis, disarankan agar mereka menerima booster tiga tahun setelah pertama kali menerima vaksinasi dan kemudian setiap lima tahun setelahnya, selama risiko berlanjut.

Kondisi lain di mana CDC merekomendasikan booster adalah ketika seseorang menerima vaksinasi pertama mereka antara usia tujuh dan lima puluh lima tahun dan berisiko mengalami kontraksi Meningitis. Dalam hal ini, orang tersebut harus menerima booster setiap lima tahun, selama mereka terus berisiko.

Seperti halnya prosedur atau pengobatan medis apa pun, vaksinasi untuk Meningitis memang berpotensi menyebabkan efek samping. Kemerahan atau rasa sakit di tempat suntikan terjadi pada setengah dari mereka yang menerima vaksinasi. Ada juga kemungkinan demam atau reaksi alergi parah. Vaksinasi untuk Meningitis tidak boleh diberikan kepada pasien yang sebelumnya memiliki reaksi terhadap vaksin. Pasien yang alergi terhadap vaksin lain atau yang sakit harus berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum mengajukan vaksin apa pun.